Yesus dan perjalananNYa di Kapernaum dalam Catatan Markus
Hari ini saya membaca tulisan saya di buku jurnal catatan, yang saya tulis tahun 2020, ketika bacaan saya hari itu masuk di Markus 1-3, karena saya membaca 3 pasal sehari waktu itu, walaupun kadang bisa meleset dari rencana, bisa kurang bisa lebih, namun saya tetap selalu terpesona ketika membaca tentang Yesus..
Saya ingin membagi kisah Yesus ketika
di Kapernaum (Pasal 1-2), Pribadi seperti Yesus tentu bukanlah sesuatu yang
biasa pada zaman itu, sikapNya, tindakanNya, pengajaranNya dan terlebih mujizat
- mujizat yang dibuatNya sudah tentu membuat gempar dimanapun Dia berada,
ketika Bacaan saya sampai di kisah Yesus di Kapernaum, saya melihat gambaran
KeAllahanNya, ketika Ia menghardik si Iblis, Saya membayangkan suaranya yang
nyaring memecahkan perhatian orang dan bagaimana ketika suara itu mampu
menciutakan nyali iblis yang kemudian pergi begitu saja meninggalkan orang yang
dirasukinya(Mark 1:25,34)
Saya membayangkan kepolosan orang - orang disana ketika melihat
mujizat pertama kali di kota mereka Kapernaum (Mar 2 :12 ; "yang
begini belum pernah kita lihat) tentu saja itu menimbulkan
keriuhan, semua orang mulai bercerita tentang seseorang yang luar biasa sedang
ada dikota mereka, dikota kecil itu tentu tak susah untuk menyebar berita, itu
bisa dilihat dari apa yang terjadi setelahnya, orang – orang lumpuh berjalan,
orang – orang sakit mulai sembuh, yang kerasukan normal lagi, karena semua
orang membawa orang sakit, kerasukan dll kepada Yesus.
Kapernaum si kota kecil tentu tak cepat
tertidur hari – hari itu, karena cerita – cerita yang didengar dan dialami
mereka sendiri, banyak orang ingin malam cepat berlalu, yang lain ingin lagi
melihat mujizat yang baru, dan tentu saja yang belum melihat juga ingin melihat
seperti apa Yesus, apa benar Dia seperti yang diceritakan, dan apa lagi
mujizatnya, siapa sebenarnya Dia?
Semua orang mengikutiNya kemana – mana….Ia
melakukan semua hal yang belum pernah mereka pikirkan dan bayangkan, seseorang
yang tak memiliki batasan apapun, betapa indahnya. Ia bijak, tegas, penuh kasih
dan kuasa….
Saya sangat terpesona pada Tuhan saya yang
hebat ini, betapa indahnya kehadiranNya, sampai hari ini…meskipun secara
jasmani ia tak bisa saya lihat, namun kusa dan keilahianNya dapat selalu saya
rasakan….Saya menyukai kekuasaanNYa yang tak terbatas, kasihNya yang melampaui
nalar, dan kerelaannya untuk melakukan segala sesuatu untuk menyelamatkan
setiap pribadi…Dia menjangkau setiap dan semua orang…. Saya tahu Dia mengasihi
dan mencintai Kita ….Saya berharap semua orang akan mengenal dan mengetahuiNya…betapa
tidak ada yang lebih berkuasa dari Dia…Saya ingin menciumi kakiNya dan
berterima kasih untuk menyelamatkan saya dan keluarga saya.
0 Response to "Yesus dan perjalananNYa di Kapernaum dalam Catatan Markus"
Post a Comment