Bebas dari Rasa Takut

BEBAS DARI RASA TAKUT
        Bebas dari rasa takut adalah hal yang menjadi impian semua orang, ketakutan datang dengan berbagai macam cara, menggerogoti semua orang dengan bentuknya sendiri – sendiri. Membaca kisah Yakub yang ketakutan bertemu Esau (Kejadian 32: 1-21) sama dengan membaca cerita hidup kita sendiri, kesalahan – kesalahan di masa lampau membuat kadang kita tidak berani bertemu kembali dengan orang – orang yang kita sakiti, penolakan, amarah adalah hal – hal yang ingin kita hindari.
Yakub dalam ketakutannya menyusun strategi manusiawi, (ayat 7-21) nampak lucu bagaimana ia mengatur persembahan, hewan – hewan, budak dan keluarganya dalam 2 pasukan sedang ia berjalan di paling belakang (ayat 18) untuk melindungi nyawanya, ketakutan yang secara manusiawi sungguh tidak dapat dimaafkan. Namun latarbelakang kebohongannya tentu bukanlah barang baru, ia berhasil menukar kacang merah dengan hak kesulungan kakaknya yang meremehkan dirinya sendiri, mendapatkan berkat kesulungan dengan berpura – pura menjadi Esau, mencuri ternak pamannya (Kej 30 : 37-40) dan yang paling parah adalah pergi tanpa pamit membawa dua putri pamannnya dan semua anak, budak dan harta benda yang didapatnya disana, contoh yang sangat buruk bukan, namun Roma 9 : 13, Tuhan berkata “ Aku mengasihi Yakub, tetapi membenci Esau”, aneh bukan, apakah orang ini pantas dikasihi? Namun otak kita yang terbatas tentu tak dapat mengerti dan tak bisa menyalahkan Tuhan karena Roma 9 : 15, Ia berfirman kepada Musa “Aku akan menaruh belas kasihan kepada siapa Aku mau menaruh belas kasihan dan Aku akan bermurah hati kepada siapa aku mau bermurah hati.” Lalu apakah kita bisa protes, tidak tentu saja. Karena kalo kita telusuri, kita semua manusia pernah berbohong dengan cara kita yang kita anggap benar sama seperti Yakub, jadi apakah kita tentu berterima kasih karena kitapun masih diberi kemurahan hati oleh Tuhan.
            Lalu bagaimana kita dapat bebas dari rasa takut setelah membaca dan mengetahui kisah Yakub? (Kej 32 : 22-32) Dalam ketakutannya Allah menjadi manusia untuk turun berkelahi dengan Yakub,Kej 32: 24-28) See...sebelum Yesus turun sebagai manusia, Allah sempat turun menjadi manusia untuk bergumul dengan Yakub. (Lihat, cintanya sama manusia luar biasa...) Kok, Tuhan mau bergumul dengan Yakub? Kenapa? Jawabannya Karena ia sangat mengasihi Yakub, sangat.....ia mau Yakub tidak perlu takut sama saudaranya, Tuhan saja ia kalahkan kok, kenapa mesti takut.
Jadi kenapa kita tidak perlu takut?  karena Tuhan bahkan bisa turun langsung untuk bergumul dengan kita sehingga kita tidak perlu takut lagi, ia bisa memakai apa saja untuk bergumul dengan kita sehingga bebas dari rasa takut, Amin. Trus bagaimana kalo kita takut lagi, ingat saja tentang Yakub, ingat saja tentang kasih Tuhan padamu. Percayalah Tuhan mengasihimu.
Semoga Bebas dari rasa takut. Mari Berdoa....Jesus Bless You


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bebas dari Rasa Takut"

Post a Comment